Virus corona bukti kebenaran al-qur’an

awal mula virus corona

Virus corona atau nCov pertama kali ditemukan oleh ilmuwan muslim bernama dr. Ali Mohamad Zaki, PhD dari RS dr. Soliman Fakeeh Hospital

Image result for Ali Mohamad Zaki, PhD

melaporkan ada pasien laki-laki berumur 60th mengalami gejala demam, dan kesulitan bernafas. Hasil pemeriksaan menunjukan adanya infeksi di paru-paru, pasien tsb tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia.
Sayangnya pemeriksaan di RS Soleman tidak berhasil mengungkap infeksi pasien tersebut.

Sampel darah dari pasien tersebut dikirim ke laboratorium viroscience, erasmus medical center (EMC) Rotterdam Belanda.

Laboratorium terkemuka itulah yang berhasil mengungkap penyebab infeksi paru-paru pada pasien tersebut.
Penyebabnya adalah virus varian terbaru dari jenis corona dan diberi nama Human Coronavirus Erasmus Medical Center

Bersama beberapa ilmuwan belanda, virus temuan Ali Mohamad Zaki, PhD kemudian berhasil dipublikasikan pada journal New England Journal of medicine
pada oktober 2012 dan kini virus corona menjadi virus yg cukup diwaspadai.

Kompas.com 28/01/2020 : 106 orang meninggal, 16 negara ini konfirmasi terinfeksi virus

Apa akibat dari makan makanan yang haram

Virus corona belakang ini mewabah, diketahui berasal dari pasar Wuhan salah satu kota di china, pasar ini dikenal menjual daging binatang liar, dan informasi beredar terkenal menjual katak.

padahal di Al quran telah tertulis :
” Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadanya”. (QS. Al-Ma’idah:88)

adapun hewan yang diharamkan dalam islam diantaranya : Katak dan Kelelawar
dari abdullah bin amru, rosulullah saw bersabda :
“janganlah kalian membunuh katak, karena suaranya adalah tasbih. jangan pula kalian membunuh kelelawar, karena ketika baitul-maqdis roboh ia berkata:

“wahai rabb, berikanlah kekuasaan padaku atas lautan hingga aku dapat menenggelamkan mereka”. [HR. AL-Baihaqi dalam Al-Kubraa]

jika membunuhnya saja dilarang apalagi memakannya, sebab mengandung cacing nematode, cacing ini terdapat pada sistem pencernaan katak
jika cacing tersebut dimakan , maka akan mengganggu metabolisme tubuh.

namun orang-orang di china malah melanggar ketentuan allah, mereka memakan sup katak dan kelelawar, maka tidak heran virus corona mewabah di negeri tersebut

Berikut Langkah-langkah penanggulangan penyebaran virus corona berdasarkan UNICEF :

1 Comment
  1. This is a useful article. I certainly can enrich my knowledge by reading this.

    Your idea is really outstanding. Thank’s to share us such a significant thing.

    Best regards,
    Demir Raahauge

Leave a reply

Please wait...

Berlangganan Informasi dari Kami

Mau mendapatkan informasi-informasi penting dari kami? silahkan masukan data di bawah ini :
%d bloggers like this: